Memaknai Perjalanan
J i ka membahas pengalaman ini saya hanya memaknai sebagai kesan "Penerimaan", namun bukan dalam hal sebagai subjek atau yang merasa harus menerima, melainkan sebuah perasaan diterima oleh sebuah interaksi besar yang sifatnya terus berlanjut sampai hari ini. Saya pribadi merasakan diterima sebagai bagian besar dalam keluarga informal salah satunya di balik perjalanan ini. Waktu itu sebenarnya tidak bisa disimpulkan sebagai murni kegiatan berwisata, sebab tujuan utama keberangkatan adalah mengkonstruksi dan membangun visi dan misi organisasi sekolah. Sedikit informasi, jadi pengalaman ini terjadi waktu saya masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas, waktu masih menjadi siswa bercelana abu-abu dengan konstruksi berpikir yang belum teramat matang, sementara sekarang mungkin tetap sama tapi tentu dengan daya kritis yang agak berbeda. Kembali ke inti cerita, saat itu keputusan Organisasi Siswa Intra Sekolah adalah melakukan musker (musyawarah kerja)...